Tanpa Diberi Imbalan, Sejumlah Juru Kunci Ikuti Pelatihan

Hits: 0

Ciamis, (PrianganNews.com) – Sejumlah Juru Pelihara (Juru kunci) Situs Peninggalan di Kabupaten Ciamis, mendapatkan pelatihan dan pembinaan dari Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga, bertempat di Aula Room Hotel Priangan Kabupaten Ciamis, Senin (14/5).

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpora Drs. H. Dede Hermawan, MM., sangat mengapresiasi dedikasi dan pengabdiannya para juru kunci Situs se-Kabupaten Ciamis. Dikarenakan telah loyal kepada Pemerintah dalam menjaga dan mengurus situs yang ada tanpa di beri imbalan materi.

“Saya sangat berterimakasih atas kedatangan sebagian juru pelihara dan juru kunci meskipun tidak semua kami undang dalam kegiatan ini, mereka adalah rekan Disbudpora yang sangat diapresiasi akan dedikasi dan pengabdiannya terhadap pemeritah karena dengan rela menjaga dan mengurus situs tanpa di beri imbalan materi dari Pemeritah Daerah Ciamis,” terangnya.

Dede menuturkan, dalam kegiatan pembinan tersebut menghadirkan Narasumber dari BPCB serang Banten yang di wakili oleh Dra. Hj. Eli Suryaningsih. Dalam kegiatan itu, peserta dibekali tata cara pengadministrasian dan pendataan aset yang terdapat di situs dan mendaftarkan situs yang belum terdata, hingga peningkatan kopetensi juru Kunci dan juru pelihara dalam penerapan UU Nomor 11 Tahun 2010.

“Selain meningkatkan kompentensi juru pelihara dan juru kunci dalam melaksanakan tugas sehari-hari serta Penerapan UU Nomor 11 tahun 2010, tentang cagar budaya. Juru kunci dan juru pelihara mendapatkan pelatihan pengadministrasian aset yang ada di situs hingga cara mendaftarkan situs yang belum terdaftar,” katanya.

Sementar itu, salah satu juru kunci situs, yang enggan menyebut namanya, membenarkan jika selama ini perhatian terhadap sejumlah juru pelihara maupun juru kunci sangat kurang. Pemerintah Kabupaten Ciamis seolah menutup mata atas jasa mereka. Hal ini dilihat dari tidak ada keberpihakan terkait kesejahteraaan mereka.

“Sejak saya jadi juru kunci, hanya satu kali mendapatkan tunjangan. Padahal saya sudah mengabdikan diri selama 30 tahun. Selama ini saya hanya mendapatkan perhatian dari BPCB Serang Banteng, itu hanya Rp. 50.000 hingga Rp. 1.000.000 per bulan,” singkatnya. (Brata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: