Dua Terduga Penyerangan Mako Brimob Warga Tasik

Hits: 2

Tasikmalaya, (PrianganNews.com) – Hasil penangkapan empat terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/5/18) dinihari cukup mengagetkan masyarakat, khususnya masyarakat Tasikmalaya. Pasalnya empat terduga teroris itu merupakan warga Tasikmalaya, satu dari mereka meninggal dunia sementara satu terduga masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara karena melawan saat ditangkap.

Korban tewas berinisial R-A tinggal di Jalan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, bersama kakaknya di sebuah kontrakan. Guna memenuhi kebutuhan hidup, sehari-hari ia berjualan kue onaga keliling.

Menurut keterangan tetangga, terduga terlihat terakhir di kontarakan pada hari Selasa. Namun hingga saat ini keberadaannya tidak diketahui. Terduga juga termasuk masyarakat yang jarang bergaul karena keterbatasan waktu, namun ia tinggal bersama kakaknya dikontrakan baru empat bulan.

“Kalau tetangga dekat ngobrol biasa masalah dagangan, saya juga dagang sayur,“ Ujar Wahyudin, salah satu tetangga terduga teroris RA saat di tanya sejumlah wartawan, Jumat (11/05).

Sementara terduga teroris lainnya asal Kota Tasikmalaya saat ini masih jalani perawatan medis. Terduga inisial J-J tinggal dirumah kontrakan bersama istrinya di Jalan Rancabango. Sejumlah tetangga tidak mengetahui keberadaan J-J, bahkan, keberadaan istrinya pun misterius.

Pemilik rumah, H. Tomo, mengatakan, J-J merupakan orang pendiam dan tidak bergaul dengan tetangga. J-J sehari harinya berjualan martabak telur keliling.

“Disini tingal dua orang anaknya dan istrinya, kemarin ketemu kalo istrinya pake cadar jarang gaul. Selasa masih ada komunikasi biasa jarang ngobrol tertutup orangnya,“ paparnya.

Kini para tetangga masih tidak percaya kalau orang yang berada disekitarnya tersebut terlibat terorisme, bahkan sampai meninggal dunia. Masyrakat dan tetangga hingga saat ini masih menunggu kejelasan kabar tersebut. (AN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: