Dalam Merayakan Hari Buruh PT KAI Gelar Aksi Sosial

Hits: 6

Foto : (Jank)

Garut, (PrianganNews.com) –  Peringatan Hari Buruh, berlangsung dimana mana, termasuk di Kabupaten Garut. Namun ada yang berbeda dalam cara merayakan aksi buruh di Kabupaten Garut,  khususnya yang dilakukan Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA). Diantaranya, pengobatan gratis serta penanaman pohon. Kegiatan di pusatkan di kawasan Bumiwaluya, Kabupaten Garut, Selasa (1/5/2018).

Manager Humas PT Kereta Api (PKAI) Daop 2 Bandung, Joni Martinus, mengatakan, kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional 2018 itu sengaja dipusatkan di Stasiun Bumiwaluya, karena dinilai layak untuk ditanami pohon sebagai daerah rawan bencana.

“Kerawanan di sekitar daerah tersebut, menjadi pilihan SPKA untuk melakukan aksi sosial dengan penanaman pohon. Dengan ditanami pepohonan, diharapkan daerah tersebut ke depannya bisa menjadi subur. Sehingga tidak lagi rawan seperti sekarang ini,” kata Ia.

Dalam Bhakti Sosial tersebut, pihak DAOP 2 menanam sebanyak 160 pohon produktif, seperti, Pohon Kopi, Rambutan, Mangga dan Alpukat. Tanaman tersebut, selain produktif juga memiliki kekuatan untuk struktur tanah. Sehingga ada dua manfaat, selain bisa memperkuat struktur tanah, juga memberikan manfaat kepada masyarakat.

Menurut Joni, selain melakukan penanaman pohon, pihak SPKA juga melakukan pengobatan gratis sekaligus penyuluhan kesehatan gigi bagi masyarakat setempat. Pengobatan yang manargetkan 200 orang itu, melibatkan Dokter-dokter ahli dari Unit Kesehatan Daop 2 dan rumah sakit yang bekerja sama dengan PTKAI.

Sementara itu, Kepala Kecamatan Malangbong,Teten Sundara, mengatakan, kegiatan penanaman pohon dan pengobatan gratis yang dilakukan PT KAI sangat membantu warga. Selain berdampak sosial bagi warga, sekaligus memberikan kebaikan terhadap lingkungan.

“Penanaman pohon tersebut akan memberikan kebaikan kepada kehidupan manusia. Apalagi kawasan Malangbong pernah dilanda banjir bandang. Penanaman pohon tidak hanya sekadar penanaman saja, akan tetapi ada tindak lanjut untuk perawatanannya. Sehingga pohon yang di tanam bisa tumbuh sesuai harapan kita bersama,” pungkas Teten. (Jank)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: