Buat Lukisan Terkecil Iwan, Pecahkan Rekor Muri

Sang maestro asal Garut Iwan Muri (kiri), menorehkan prestasi, di Festival Budaya Garut Art Attack 2018. Foto : (Jank)

Garut, (PrianganNews.com) – Sang maestro asal Garut Iwan Muri, kembali menorehkan prestasi saat mengikuti Festival Budaya Garut Art Attack 2018. Iwan berhasil membuat lukisan terkecil berukuran 0,99 mm. Dengan lukisan itu, Iwan Muri kembali memecahkan rekor Muri atas nama dirinya, Minggu (29/4) di lokasi Obyek Wisata Situ Bagendit.

Hanya dalam waktu 2,176 menit, Iwan Pelukis Garut ini berhasil menyelesaikan karya exotik nya. Padahal Presiden ORI (Original Rekor Indonesia), Agung Elvianto serta Tim penilai lainya memberikan waktu sepuluh menit. Namun ternyata hanya dalam waktu yang relatif singkat, Iwan berhasil menyelesaikan karyanya.

“Alhamdulillah bersyukur bisa menyelesaikan lukisan dalam waktu sesingkat itu, ” kata Iwan, Senin (30/4/2018).

Ia juga bersyukur dan bangga atas prestasi barunya itu. Dimana Iwan bisa memecahkan rekor muri yang dipegang dirinya. Dia juga mengucakan terimakasih ke pihak panitia penyelenggara. Sebab atas suksesnya kegiatan tersebut, dia bisa kembali meraih rekor Muri. Selain itu Iwan pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan dan kerabat, yang telah memberikan dukungan hingga bisa menyelesaikan lukisan tersebut dalam waktu singkat.

Presiden ORI Agung Alvianto, sangat apresiasi terhadap Iwan Muri dan seluruh Pelukis Garut , yang mana telah bisa mengantarkan Iwan kembali mencatat rekor Muri dengan karya lukisan terkecilnya.

“ORI merasa sangat bangga, sebab rekor baru ORI kembali tercipta. Kami tidak menduga lukisan bisa diselesaikan dengan cepat.” kata Agung.

Dia juga akan berupaya berkoordinasi dengan museum rekor dunia yang berpusat di Amerika. Dengan harapan, karya sang maestro asal Garut bisa diakui dan dimasukan di rekor dunia.

Kegembiraanpun terucap dari Ketua Penyelenggara, Dado Bima. Ia merasa bangga bisa mengantarkan salah seorang maestro Garut kembali memecahkan rekor muri dengan lukisan terkecil. (Jank)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *