Ahmad Zacky Siradj : Hukum Sudah Berimbang Tidak Ada Lagi Istilah Tumpul

Hits: 11

Anggota DPR/MPR RI Komisi III Ahmad Zacky Siradj (tengah), seusai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP), di GOR Sukahurip, Jalan Rahayu Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Foto : (SDT) 

Tasikmalaya, (PrianganNews.com) – Anggota DPR/MPR RI Komisi III Ahmad Zacky Siradj menilai, penegakan hukum di Indonesia saat ini sudah menunjukkan penegakan yang adil dan berimbang tidak ada lagi istilah tumpul.

“Sejauh ini masih banyak di kalangan masyarakat kita beranggapan jika penegakan hukum yang ditegakkan oleh para penegak hukum di negeri ini terkesan tebang pilih. Namun sekarang ini, penegakan hukum sudah berimbang, seperti, para Pejabat, Pengusaha dan Pimpinan Lembaga, dan ditingkat elit masyarakat sudah banyak yang terkena hukuman, hukum itu wajib dilaksanakan sesuai dengan keadilan,”kata Ia, seusai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP), di GOR Sukahurip, Jalan Rahayu Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Ahmad mengatakan, penegakan hukum sudah menunjukkan taringnya dengan menjatuhkan hukum ke semua lapisan Masyarakat.

“Hukum tidak ada istilah tebang pilih, siapa pun itu, baik orang jelata maupun orang bertahta semua sama dihadapan hukum, karena penegakan hukum itu untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan dalam masyarakat,”katanya.

Pihaknya meminta, kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi kawatir dengan sistem penegakkan hukum saat ini.

“Penegakan hukum harus berjalan tanpa ada intervensi dari siapapun dan tidak berdasarkan atas permintaan dari pihak tertentu agar terwujud nilai keadilan,”ujarnya.

Ia menegaskan, tidak ada lagi istilah hukum tajam ke bawah, dan tumpul ke atas. Dikarenakan sudah banyak rakyat biasa dan orang-orang berkuasa terkena hukum

“Penegakan hukum sudah tidak main-main, sudah banyak pimpinan DPR/MPR, pimpinan DPD, Bupati/Walikota, Gubernur, Pengusaha, dan Menteri, termasuk sekarang ini sedang diproses Mantan Wakil Presiden, ini bukti kalau hukum sudah tajam dan bertaji,”pungkasnya. (SDT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: