Piutang Jamkes Pemkab Tasik Tahun 2017 Mencapai Rp. 20 Milyar

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Yusef Yustisiawandana. Foto (I.V)

Tasikmalaya, (PrianganNews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, Yusef Yustisiawandana, mengaku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya memiliki tunggakan Jaminan Kesehatan (Jamkes) ke sejumlah Rumah Sakit mencapai 20 Milyar.

Tunggakan Jaminan Kesehatan itu tidak hanya ke RS Singaparna Medika Citrautama (SMC), tetapi ada beberapa Rumah Sakit diantaranya, RS Dokter Soekarjo Kota Tasikmalaya, RS Permata Bunda, RS Hasan Sadikin Bandung dan sejumlah RS Swasta lainnya

Total tunggakan Jamkes itu mencapai Rp. 20 Milyar di tahun 2017 lalu. Namun, tahun ini sudah dibayar secara bertahap ke sejumlah RS yang angkanya mencapai Rp. 15 Milyar.

“Tahun ini Pemerintah Daerah menyediakan slot dana sebesar Rp. 15 Milyar lebih. Memang hutang itu banyak, sudah kita plot semua dibayar secara bertahap tinggal sisanya memang ada Rp 4 Milyar, “kata Yusef, saat ditemui dikantornya, Rabu (25/4/2018).

Menurutnya, dari sisa tunggakan itu diantaranya, RS SMC mencapai Rp. 534 Juta, RS Dokter Soekardjo Rp. 1,4 Milyar dan RS Permata Bunda sekitar Rp. 2,2 Milyar.

“Untuk sisa ketiga RS itu sudah kita siapkan. Kita punya dana pergeseran sekitar Rp.4 Milyar. Semua itu kita akan bayar pada tahun ini,“paparnya.

Guna mengantisipasi tunggakan yang mencapai Milyaran itu, Sambung Yusef, pihaknya menginginkan ada slot atau anggaran khusus tiap tahun.

“Jadi bagusnya itu disiapkan anggaran tiap tahun, melihat dilapangan seperti itu. Jadi ditahun berjalan itu bisa tetap dibayarkan tidak ada tunggakan,“pungkasnya. (I.V)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *