Jelang Pilkada Serentak, BEM Fakultas Hukum Unigal Ciamis Gelar Seminar Hukum Nasional

Dekan Fakultas Hukum Unigal Kabupaten Ciamis, memberika cenderamata kepada Kasubag Hukum dan Kelembagaan Bawaslu Jawa Barat, di Aula Gedung Auditorium Universitas Ciamis, Rabu (25/4/2018). Foto : (AS) 

Ciamis, (PrianganNews.com) – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018, Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif, dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Hukum Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis, menggelar Seminar Hukum Nasional dengan tema Mewujudkan Pemilihan Umum Yang Jujur Dan Adil Melalui Penegakan Hukum Dan Etika, di Aula Gedung Auditorium Universitas Ciamis, Rabu (25/4/2018).

“Kegiatan seminar ini merupakan agenda tahunan yang sudah biasa BEM Fakultas Hukum Unigal laksanakan, alasan menggunakan tema itu karena tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik jadi perlu adanya pemahaman bagi masyarakat dan khususnya mahasiswa supaya tahu mengenai kepemiluan,”ujar Ketua BEM Fakultas Hukum, Unigal Ciamis, Indra Permana, seusai kegiatan.

Indra mengatakan, Dengan adanyaa lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, TNI/Polri/Polda Jawa Barat dan akademisi ini diharapkan menambah wawasan dan pemahaman yang baik untuk menambah pengetahuan bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Saya berharap dengan adanya KPU, Bawaslu, serta perwakilan dari Polda Jabar. Bisa memberikan pemahaman terkait pemilu kepada kami selaku mahasiswa serta masyarakat,”katanya.

Sementara itu, Kasubag Hukum Humas dan Kelembagaan Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Angga Nugraha, mengungkapkan, tingkat pelanggaran dalam Pilkada di Jawa Barat terkait dugaan keterlibatan ASN dan Kepala Desa, termasuk juga dalam kampanye ini ada beberapa alat peraga kampanye yang menjadi catatan Bawaslu.

“Untuk saat ini ASN menjadi fokus kita terutama dalam tahapan kampanye saat ini, dan dalam rangka netralitas ASN ini menjadi ruh kita bersama komisi ASN untuk menegakan proses integritas sebagai aparat negara,”ungkapnya. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *