Diduga Jadi Korban Perkosan,Seorang Gadis Datangi Kantor KPAID Tasikmalaya

Mawar (Nama Samaran), saat mendatangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID), Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (25/04/2018). Foto : (AN) 

Tasikmalaya, (PrianganNews.com) – Seorang remaja perempuan yang didampingi kedua orang tua asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendatangi Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID), Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pasalnya, remaja Putri yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini, diduga telah menjadi korban pemerkosaan sekelompok orang tidak dikenal, Rabu (25/04/2018).

Sebelumnya, sebut saja Mawar (Nama Samaran), sudah beberapa hari terakhir ini telah dikabarkan hilang. Berdasarkan keterangan korban, telah menjadi korban penculikan oleh sekelompok pria tak dikenal saat pulang sekolah.

Selain disekap dirumah kosong, korban juga dicekoki minuman meras oleh pelaku hingga tak sadarkan diri. Bahkan, dibawah ancaman, korban sempat diperkosa pelaku.

KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Anto Rinanto, mengatakan, telah menerima korban beserta keluarganya, dan akan berusaha membantu korban semaksimal mungkin guna mengungkap kasus tersebut, serta terus membantu pemulihan kondisi korban yang sekarang ini mengalami sock berat.

“Setelah kami menerima laporan ini, akan segera ditindak lanjuti. Sebenarnya, Kabupaten garut bukan wilayah kami dan di sana KPAID-nya masih dalam rintisan. Maka kami akan berkomunikasi dengan KPAD Jawa Barat, untuk melakukan koordinasi dengan Kabupaten Garut dan kita juga akan melakukan langkah-langkah cepat yang penting untuk menyelamatkan korban,”ujarnya.

Sementara itu, pihak Keluarga menginginkan, penegakan hukum segera di tegakan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kami merasa risi dan terdzolimi dengan kejadian seperti ini. Kami mengharapkan dari aparat hukum untuk bisa menyikapi masalah ini, dan tentunya harus secepat mungkin kasus ini dapat terkuak,”singkat Keluarga korban AA (Nama Samaran). (AN) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *