Operasi K2YD Polres Tasikmalaya Kota Sita Puluhan Liter Miras Oplosan

Hits: 6

Foto : Ilustrasi

Tasikmalaya, (PrianganNews.com) – Korban tewas akibat Minuman Keras (Miras) Oplosan terus berjatuhan dibeberapa Daerah, Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota, berhasil menyita barang bukti puluhan liter Miras Oplosan di Kawasan Jalan Cikurubuk, Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, Selasa (24/04/2018).

Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara, Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yudiono. Menurutnya, Operasi yang diberi nama sandi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) khususnya diwilayah Hukum Polres Tasikmalaya Kota ini, menyasar ke seluruh penjual Miras dan peredaran Narkotika.

“Miras ini kami dapatkan dari salah seorang penjual miras yang barada di Jalan Cikurubuk. Diduga operasi ini telah bocor, penjual miras ini berhasil melarikan diri saat dilakukan penggerebegan,”kata Kasat Sabhara, Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yudiono kepada beberapa Wartawan.

Dari hasil penyitaan yang dilakukan oleh Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota, berhasil mengamankan barang bukti berupa, 2 jerigen miras jumbo jenis tuak, dan 23 kantong miras Oplosan dimana satu jerigen berisi 35 liter.

Yudiono menjelaskan, dalam operasi K2YD saat ini, untuk terus mencari seluruh penjual miras beserta pemilik pabrik yang masih menjual ataupun memproduksi miras oplosan berupa tuak dan jenis lainnya. Sehingga, peredaran miras oplosan tersebut bisa ditekan sedini mungkin.

“Kami berupaya dalam peredaran dan penjualan miras di daerah ini khususnya di Tasikmalaya Kota, bisa kami tekan sedini mungkin. Apalagi sekarang ini akan memasuki Bulan Suci Ramadhan,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya pun akan terus malaksanakan operasi K2YD dengan melakukan razia, kepada seluruh penjual atau pemilik pabrik miras lokal maupun yang bermerek hingga menjelang Bulan Suci Ramadhan tiba.

“Operasi ini tidak hanya menjelang Bulan Suci Ramadhan saja, kami akan terus melakukan operasi sampai dengan penjual maupun pemilik Miras Oplosan itu benar-benar tidak lagi di Wilayah Tasikmalaya,”tegasnya. (AN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: