Mewujudkan Pemilu Berintegritas, Panwaslu Kota Banjar Rangkul OKP

Ketua Panwaslu Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman, S.Pd.I. Foto : (BQ) 

Banjar, (PrianganNews.com) – Dalam mewujudkan Pemilu Tahun 2019 yang berintegritas, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Banjar, Jawa Barat, menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisi, bagi Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berada diwilayah Kota Banjar.

Kegiatan sosialisasi tersebut, dilaksanakan di Aula Pusdai, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (23/04/2018) sore. Dan dihadiri oleh sekitar 100 orang peserta, utusan dari 10 OKP yang berada diwilayah Kota Banjar.

Ketua Panwaslu, Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman, S.Pd.I, mengatakan, kegiatan sosialisasi ini akan terus dilaksanakan. Dikarenakan sangat ini sangat berguna sekali khususnya berkaitan dengan Pemilu, yang akan melaksanakan Pilihan Legislatif (Pileg) dan Pilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 mendatang.

“Pemilu Tahun 2019 tahapannya sudah mulai berjalan, Panwaslu Kota Banjar, saat ini selain bekerja untuk Pilkada Serentak Tahun 2018, juga bekerja untuk pelaksanaan Tahapan Pemilu Tahun 2019, yang akan mulai dilaksanakan dari sekarang,”jelas Irfan.

Lebih lanjut, Irfan mengungkapkan, saat ini sudah mulai melakukan kegiatan verifikasi lembaga Partai Politik (Parpol) dan pengurusnya, serta Daftar Pemilih Sementara (DPS).

“Untuk pengawasan partisipatif, upaya preventif yang akan kami lakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi,”kata Ia

Organisasi Kepemudaan ini sebagai bagian dari masyarakat pemilih. Diharapkan peran sertanya untuk ikut melakukan pengawasan. Pihaknya mengaku, keberadaan anggota Panwaslu Kota, Panwascam, PPL, yang ada saat ini, belum bisa memaksimalkan dalam hal pengawasan secara menyeluruh, untuk itu pihanya pun masih membutuhkan kerjasamanya dari semua pihak, salah satunya adalah OKP untuk bersama-sama pelakukan pengawasan.

“Kami sangat berharap sekali, peran serta dari masyarakat, khususnya OKP, untuk terus bersama-sama melakukan pengawasan, serta melaporkan semua bentuk pelanggaran yang kemungkinan terjadi di masyarakat,”harap Irfan.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan yang terakhir, tetapi awal untuk bekerjasama, dan bersama-sama mengawasi jalanya pelaksanaan Pemilu. (BQ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *