Diduga Depresi, Wanita Ciamis Ini Tewas di Saluran Air Pabrik Tempe

Seorang wanita paruh baya, sudah dalam keadaan meninggal dunia, disaluran air Pabrik tempe milik warga setempat. senin (23/04/2018). Foto : Istimewa

Ciamis, (PrianganNews.com) – Warga Dusun Pogorsari Rt 02 Rw 05, Desa Kawali Mukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, digegerkan dengan ditemukannya sosok seorang wanita paruh baya, sudah dalam keadaan meninggal dunia, disaluran air Pabrik tempe milik warga setempat, Senin (23/04/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun PrianganNews.com, korban diketahui bernama Iyam Mariam warga Dusun Cilongok Rt 05/02, Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat tersebut, diduga mengalami depresi akibat setelah sang suami meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Rasito warga setempat mengatakan, saat hendak pergi ke pabrik tempe pada pukul 03:30 malam tadi, melihat Pabrik tempe itu sudah digenangi air yang berasal dari saluran air tempat Pabrik tempe tersebut berada.

Merasa penasaran, lanjut Rasito sekaligus pemilik Pabrik tempe tersebut, lalu masuk kedalam Pabrik. Setelah dilihat dari dekat,  ternyata saluran air ini tersumbat oleh mayat wanita dalam keadaan mengambang.

“Ketika saya mendekat menghampiri benda itu, saya terkejut setelah melihat benda yang mencurigakan seperti mayat perempuan, sudah dalam keadaan tidak bernyawa,”ujarnya.

Setelah diketahui benda yang mecurigakan tersebut mayat, Ia langsung memberitahukan ke warga setempat, tidak lama kemudian warga langsung berdatangan bersama Aparat Kepolisian untuk mengevakuasi mayat perempuan tersebut.

“Berdasarkan penemuan mayat perempuan itu, ada salah satu kerabat korban yang mengetahui bahwa mayat perempuan warga Cilongok, Desa Talagasari itu, mengalami depresi akibat suaminya telah meninggal dunia,”ungkapnya.

Sementara itu, menurut kerabat korban yang enggan disebut identitasnya, membenarkan hal tersebut, sebelum korban menghilang, korban tinggal di rumah mertuanya di Dusun Cilongok Rt.05/02 Desa Talagasari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis.

“Korban menghilang sejak semalam keluarga mertuanya pun mencari-cari korban sejak semalam, dikarenakan khawatir setelah dikamar tempat tidur korban ditemukan pisau, silet dan darah, diduga korban depresi akibat suaminya telah meninggal dunia,”singkatnya. (AS) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *