Sepanjang 7 Km Jalan Kabupaten Garut Ini, Diperbaiki Warga Kampung Puncak Hamerang

Warga Masyarakat di Kampung Puncak Hamerang, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terpaksa memperbaiki jalan Kabupaten tersebut dengan cara swadaya untuk perbaikan jalan yang menghubungkan  Puncak Hamerang menuju Kampung Panggalih Cisewu, Sabtu (21/04/2018).

Garut, (PrianganNews.com) – Akibat kerusakan jalan sepanjang 7 Kilometer tidak diperbaiki Pemerintah Kabupaten Garut, Warga Masyarakat di Kampung Puncak Hamerang, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terpaksa memperbaiki jalan Kabupaten tersebut dengan cara swadaya untuk perbaikan jalan yang menghubungkan  Puncak Hamerang menuju Kampung Panggalih Cisewu, Sabtu (21/04/2018).

Ade, warga setempat, mengatakan, Jalan yang statusnya milik Kabupaten tersebut sudah lama sekali dibiarkan rusak dan tidak pernah ada pemeliharaan dari Pemerintah Daerah. Pasalnya, warga masyarakat di Kampung Puncak Hamareng dan sebaliknya sangat membutuhkan akses jalan itu. Dikarenakan, tidak ada lagi akses jalan lain yang bisa warga gunakan.

“Seharusnya jalan itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Garut. Mulai pemeliharaan sampai sampai dengan perbaikan. Kerusakan jalan ini terjadi, setelah arus lalulintas dari Cisewu ke Kecamatan Caringin dipindahkan. Akhirnya, jalan ini dibiarkan begitu saja,”kata Ade.

Terpisah, Kepala Desa Panggalih, Holid membenarkan hat tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan ini, terutama yang paling parah di Kilometer 5. Di sepanjang jalan itu sudah nyaris tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, dikarenakan banyak jalan yang sudah menyempit akibat amblas.

“Di Kilometer 5 itu, jalannya sudah parah sekali, mobil juga sudah tidak bisa jalan lewat situ. Tentunya, akibat jalan amblas berdampak kepada penyempitan jalan,”ujarnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Desa berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya bersama masyarakat setempat.

“Kegiatan ini sudah berjalan selama beberapa hari ini. Dan saya sangat mengharapkan, kepada Pemerintah Kabupaten Garut, untuk segera memperhatikan Infrastruktur terutama jalan yang berada di Daerah kami. Sehingga jalan yang satu satunya itu, bisa dimanfaatkan kembali oleh seluruh Masyarakat setempat pada khususnya, sebagai jalur transportasi warga,”harapnya. (Jank)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *