Target PAD Ciamis 2018 Sektor Retribusi Parkir Naik Rp.58 Juta

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Nandang. Foto : (AS) 

Ciamis, (PrianganNews.com) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis dari sektor retribusi parkir tahun 2018 meningkat dari tahun sebelumnya. Pasalnya, target retribusi parkir di tahun 2017 lalu berhasil tercapai dengan raihan 190 persen.

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Nandang, mengatakan, PAD Kabupaten Ciamis dari sektor retribusi parkir tahun 2018 meningkat. Pada tahun 2017 sebelumnya target retribusi parkir mencapai Rp.442 Juta, dan untuk tahun 2018 ini menjadi Rp.500 Juta.

“Untuk tahun 2018 ini Target retribusi parkir naik sebesar Rp 500 Juta, dan untuk saat ini di bulan April 2018 baru mencapai 27,5 persen. Sedangkan pada tahun sebelumnya target retribusi berhasil tercapai dengan raihan 190 persen,”kata Nandang.

Nandang, mengungkapkan, upaya yang dilakukan UPTD Parkir Kabupaten Ciamis untuk bisa mencapai target, mencari kembali potensi yang sudah lama terpendam.

“Sejak 2017 hingga tercapai target itu, kami langsung turun ke lapangan untuk mencari potensi yang belum di temukan. Saya selalu mengajak kepada semua elmen masyarakat akan sadar pajak parkir,”ungkapnya.

Menurutnya, untuk mendapatkan potensi yang baru, pihaknya selalu mensosialisasikan kepada masyarakat, supaya masyarakat bisa mengerti dan paham akan pajak retribusi parkir.

“Saya selalu pendekatan dengan masyarakat baik di lingkungan Terminal maupun kepada masyarakat awam, karena apa pun itu masyarakat harus tahu bahwa parkir itu penting untuk meningkatkan PAD di Kabupaten Ciamis,”ujarnya.

Nandang, menambahkan, wilayah yang baru tergabung di dalam UPTD Parkir Kabupaten Ciamis diantaranya, wilayah Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Rajadesa, Kecamatan Rancah, dan Kecamatan Panumbangan.

“Wilayah yang masih baru itu sangat berpotensi untuk meningkatkan PAD, tetapi untuk saat ini retribusinya masih rendah. Saya juga saat ini sedang mulai pendekatan dengan masyarakat Desa di Pasar Imbanagara karena disana retribusi parkirnya tidak masuk ke UPTD parkir, padahal wilayahnya memakai jalan Kabupaten,”pungkasnya. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *