Sejak Puluhan Tahun, Petani Pamarican Menginginkan Normalisasi Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I

Yuliono, Kadus Loasari, saat menunjukan Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I yang mengalami pendangkalan di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jum’at (20/04/2018). Foto : (BQ) 

Ciamis, (PrianganNews.com) – Hampir sepuluh tahun terakhir ini, Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I mengalami pendangkalan dan penyempitan. Alhasil, puluhan hektare lahan pesawahan di Dusun Loasari, dan Dusun Karangsari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengalami gagal panen.

“Sudah hampir 10 tahun terakhir ini, Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I ini mengalami pendangkalan dan penyempitan. Sehingga air yang mengalir disaluran irigasi tersebut tidak normal,”kata Kepala Dusun Loasari, Yuliono, kepada Priangannews.com, Jum’at (20/04/2018).

Yuliono mengatakan, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pertanian, para petani yang ada diwilayah, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis ini, berharap adanya langkah yang diambil oleh Pemerintah, khususnya dalam hal penanganan Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I.

Foto : (BQ) 

“Disaat musim hujan tiba, air yang mengalir di Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I, meluap dan meluber ke area lahan pertanian warga. Dan sebaliknya disaat musim kemarau dan musim bercocok tanam, air yang mengalir di Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I tidak normal, yang menyebabkan para petani kesulitan air saat musim bercocok tanam,”ujarnya.

Pihaknya menegaskan, bersama seluruh petani menginginkan adanya upaya cepat dari pihak Pemerintah, dalam hal penanganan normalisasi Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I.

“Sudah hampir 10 tahun ini, para petani, yang ada diwilayah dua desa di Kecamatan Pamarican selalu mengalami kesulitan air, khususnya disaat musim tanam tiba,”tegasnya.

Foto : (BQ) 

Pihaknya pun berharap, seluruh petani tengah mendambakan adanya langkah konkrit dari pihak Pemerintah, terkait penanganan normalisasi Saluran Irigasi Pembuangan Gunung Putri I, yang sejak lama kondisinya mengalami pendangkalan. Oleh karena itu, dampak dari pendangkalan ini, sedikitnya sekitar 30 hektare areal pesawahan mengalami gagal panen.

Selain berdampak terhadap nasib para petani, permasalahan tersebut juga berimbas pada pembayaran pajak di wilayah Desa Bangunsari.

Berdasarkan pantauan PrianganNews.com, puluhan hektare lahan pesawahan di Dusun Loasari, dan Dusun Karangsari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memang kondisinya tidak sesuai harapan para petani. Disaat musim penghujan tiba, hamparan sawah yang luas selalu kebanjiran. Begitu pun sebaliknya, di saat masuk musim kemarau tiba, air cepat kering . (BQ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *