Satres Narkoba Polres Garut Berhasil Membongkar 4.428 Strip Obat Ilegal


Foto : Ilustrasi

Garut, (PrianganNews.com) – Dalam mengungkap kasus tindak pidana Bidang Kesehatan, Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengamankan 4.428 strip obat-obatan ilegal tanpa surat ijin kesehatan, dari sebuah toko kelontongan di Jl. Otista, Kampung Pananjung, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jum’at (20/04/2018).

Dari hasil razia tersebut, Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengamankan dua orang tersangka, yang berinisial BS (36) dan CA (25), keduanya merupakan Warga Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Selain itu petugas pun mengamankan barang bukti, diantaranya, 20 lembar obat jenis Tramadol, 7 lembar obat jenis Amoxilin, 9 lembar obat jenis Ampicilin, 4 lembar obat jenis asam mefenamat, 5 lembar obat jenis Salbutamol 2mg, 9 lembar obat jenis Salbutamol 4 mg, 2 lembar obat lensir cetirizine, berikut 82 obat-obatan jenis lainnya dengan total jumlah obat sebanyak 4.428 butir.

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Cepi Hernawan, mengatakan, bahwa dari titik yang menjadi target razia, petugas berhasil menemukan obat-obatan yang akan dijual dalam keadaan ilegal. Sementara Pemilik toko obat Anugrah beserta barang buktinya diamankan di Mapolres Garut guna pemeriksaan lebih lanjut.

Cepi mengaku, akan terus melakukan razia secara intensif. Hal itu untuk mengurangi peredaran obat- obatan ilegal tanpa surat izin kesehatan di Kabupaten Garut.

“Sementara barang yang diamankan akan dijadikan barang bukti, begitu pula pemiliknya akan dilakukan pemeriksaan guna menentukan pasal dan ancaman yang akan diterapkan terhadap para pelaku,”ungkapnya.

Pelaku akan diancam Pasal 196 Jo pasal 197 UU RI Nomor 36 thn 2009 Tentang Kesehatan, Jo Pasal 83 UU RI Nomor 26 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan Jo Pasal 55 Jo Pasal 56 KUHP. (JANK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *