Jihad Pendidikan Sangat Penting, Ini Kata Ustadz Asep

Hits: 6

Tokoh Pengrajin Penegak Syariat Islam Ustadz Asep H. Arsyad Al Sada AD (ke empat dari kiri), pasca menghadiri kegiatan Dialog Interaktif bersama Puluhan Mahasiswa IAID Ciamis, Jumat (20/4/2018) di Aula Gedung Jendral Sudirman Darusalam. Foto : (AS)

Ciamis, (PrianganNews.com) – Tokoh Pengrajin Penegak Syariat Islam Ustadz Asep H. Arsyad Al Sada AD, mengungkapkan, kisahnya yang pernah dialami selama berjihad melawan Radikalisme untuk kepentingan Agama Islam.

“Kalau di Islam itu orang yang jihad adalah mujahid, jadi saat ini banyak yang muda bermunculan untuk berjihad yang tua tenggelam, tetapi yang tua juga ada yang bergerak lagi. Saya berpesan saat ini jangan menggunakan kekerasan karena rawan kalau jihad kepada pendidikan itu boleh,”ungkap Ia, pasca menghadiri kegiatan Dialog Interaktif bersama Puluhan Mahasiswa IAID Ciamis, Jumat (20/4/2018) di Aula Gedung Jendral Sudirman Darusalam.

Ustadz Asep, memaparkan, kepada masyarakat jangan main hakim sendiri saat berjihad dan kalau tidak tahu masalah yang sedang dihadapi jangan ikut-ikutan. Yang mengerti masalah juga perlu hati-hati, jangan sampai apa yang di perbuat justru dikendalikan oleh pihak tertentu yang menarik keuntungan dari peristiwa tersebut, karena setiap ada peristiwa pasti ada yang diuntungkan.

“Kalau mujahid tidak memikirkan itu maka mereka akan merekayasa, dan yang saya khawatirkan, para mujahid menjadi korban. Jadi mari kita berikan pendidikan kepada keluarga, karena keluarga yang baik akan melahirkan masyarakat yang baik,”paparnya.

Lanjut Ia, kalau keluarga beserta masyarakat dibekali pendidikan yang baik, sudah tentu negara akan baik. Karena negara terbentuk dari para pemimpin yang keluarga masyarakat berpendidikan.

Bagaimana cara memberi pendidikan kepada keluarga serta masyarakat, tentu dengan cara-cara yang islami. Karena tidak ada pendidikan yang baik kecuali pendidikan islam.

“Saya ingin suatu saat kita berbicara pendidikan agar nanti pemimpin negara ini berpendidikan islam, maka akan teratur. Maka dari itu hati-hati dengan ajakan-ajakan yang tidak jelas, nampak jelas tapi tetap ditelaah,”harapnya. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: