Anggaran Ideal Jamkes Warga Miskin Rp. 40 Milyar

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ami Fahmi. Foto : (Dok. PN) 

Tasikmalaya, (PrianganNews.com) – Pemkab Tasikmalaya hingga saat ini belum memunculkan keinginan untuk memberikan anggaran khusus tiap tahun menjamin Kesehatan Masyarakat. Buktinya, setiap tahun Pemkab Tasikmalaya menunggak hutang ke sejumlah Rumah Sakit Daerah maupun swasta.

Tunggakan hutang Jaminan Kesehatan (Jamkes) pada tahun 2017 lalu mencapai Rp. 20 Milyar. Meski tidak mengganggu operasional Rumah Sakit secara signifikan tapi tunggakan ini membuat pihak rumah sakit kerepotan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ami Fahmi, menurutnya, tahun lalu sudah meminta kepada Dinas Kesehatan untuk mendata dan membuat estimasi biaya untuk mencover kesehatan warga Miskin.

“Angka idealnya itu sekitar Rp. 30 Milyar. Nominal angka tersebut berdasarkan estimasi Dinas Kesehatan atas permintaan kita,“kata Ami, Rabu (25/04/2018).

Ia bersama anggota komisi IV lainnya pun akan mendorong Pemkab Tasikmalaya untuk menyediakan anggaran tiap tahun, guna mencover Jamkes masyarakat tidak mampu. Namun saat ini, pihaknya mendorong pemkab untuk terlebih dahulu melunasi tunggakan hutang yang masih tersisa ke beberapa rumah sakit.

“Sekarang ini paling kami meminta kepada Pemkab untuk memprioritaskan pembayaran tunggakan hutang,“ujarnya.

Ami yakini, Pemkab Tasikmalaya mampu menyediakan anggaran tiap tahun yang diperuntukan mencover Jamkes. Karena itu merupakan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat miskin.

“Masa untuk pembelian mobil operasional Desa seharga Rp. 50 Milyar dan belanja Hibah ratusan Milyar bisa, harusnya untuk Jamkes juga sangat bisa dan saya yakin pemkab bisa,“harapnya. (I.V) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *